Kepercayaan Anggota Jadi Kunci Kesuksesan

Koperasi Komerta Pekanbaru, Berawal dari Modal Rp94.500, Kini Miliki Aset Hampir Rp11 Miliar 

Pekanbaru — Kepercayaan dan kedisiplinan anggota menjadi faktor utama yang mengantarkan Koperasi Konsumen Rejosari Tenayan Raya (Komerta) Pekanbaru tumbuh menjadi koperasi yang maju, mandiri, dan sejahtera hingga meraih prestasi di tingkat nasional.


Hal tersebut disampaikan Ketua Koperasi Komerta, Hj. Elwi, S.Pd., saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 31 Desember 2025 yang digelar di Gedung Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Riau, Pekanbaru, Selasa (14/1/2026).


Memasuki usia ke-38 tahun, Koperasi Komerta menunjukkan kinerja yang membanggakan. Selain berprestasi di tingkat Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau, koperasi ini juga telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.


Menurut Hj. Elwi, transparansi pengelolaan menjadi pondasi utama dalam membangun kepercayaan anggota sekaligus menciptakan kedisiplinan dan rasa memiliki terhadap koperasi.
“Kekuatan Koperasi Komerta tidak hanya berasal dari pengurus dan pengawas, tetapi dari kesadaran anggota menjalankan disiplin yang telah disepakati dalam RAT,” ujarnya.


Ia menjelaskan, melalui program simpan pinjam koperasi, banyak anggota yang kini memiliki usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keberadaan UMKM tersebut tidak hanya meningkatkan ekonomi anggota, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Koperasi Komerta sendiri berawal dari kelompok arisan ibu-ibu 38 tahun lalu dengan modal awal hanya Rp94.500 dan 18 anggota. Saat itu, pinjaman maksimum yang diberikan koperasi hanya Rp20 ribu.


Namun, berdasarkan laporan RAT Tahun Buku 2025, total aset Koperasi Komerta kini telah mencapai Rp10.934.569.113 dengan jumlah anggota sebanyak 296 orang.
Saat ini, simpanan pokok dan simpanan wajib masing-masing ditetapkan sebesar Rp10.000. Koperasi juga memberikan fasilitas pinjaman hingga Rp600 juta dengan tingkat kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang sangat rendah, yakni 0,2 persen.


Elwi menambahkan, kemajuan Koperasi Komerta juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah, khususnya Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru, yang terus memberikan pembinaan dan rekomendasi dalam pengajuan pembiayaan ke Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Selain itu, Koperasi Komerta turut membina Koperasi Merah Putih Kelurahan Bambu Kuning, salah satu program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam rangka penyediaan sembako murah bagi anggota koperasi dan masyarakat.


“Alhamdulillah, Koperasi Komerta kini sering menjadi lokasi penelitian mahasiswa dan tujuan studi banding koperasi dari Riau, Sumatera Barat, Pulau Jawa, bahkan dari Malaysia,” kata Elwi.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru, Dr. H. Idrus, S.Ag., M.Ag., mengapresiasi Koperasi Komerta yang dinilai sebagai koperasi tercepat melaksanakan RAT di awal tahun.


“Kami berharap koperasi lain dapat mencontoh langkah Koperasi Komerta. Semoga ke depan semakin inovatif, semakin besar, dan semakin sukses,” ujarnya.
Sebagai bentuk rasa syukur, rangkaian RAT Koperasi Komerta juga diisi dengan makan bersama seluruh anggota dan tamu undangan serta pemberian santunan kepada puluhan anak yatim di lingkungan koperasi. (rls)